Sisi Daerah
Kumpulan artikel, opini, dan analisis mendalam seputar topik Sisi Daerah.
23 Postingan
Runtuhnya Politik Uang
Di tengah anggapan Pilkades identik dengan kekuatan uang dan jaringan elite, seorang pemilah sampah justru membuat kejutan di Cikarang Barat. Tanpa latar belakang elite politik, Surya bin Sarmad berhasil menumbangkan petahana Subur Rustadi dalam Pilkades Mekarwangi dengan selisih hanya 92 suara. Kemenangannya membuka pertanyaan: apakah uang mulai kehilangan daya tawarnya dalam politik desa, atau justru modal sosial sedang menemukan kekuatannya?

Gebrakan Gubernur Pramono Anung yang Bikin Warganet Gaduh Sekaligus Terkesima
Kantor Gubernur DKI Jakarta kini tak lagi hanya berdiri kokoh di Balai Kota, melainkan telah berpindah ke dalam genggaman tangan setiap warga. Di bawah kepemimpinan Pramono Anung, kebijakan publik tak lagi hanya soal birokrasi kaku, melainkan sebuah narasi digital yang diuji secara real-time oleh jempol warganet. Pramono telah bertransformasi menjadi "Gubernur Digital"—seorang pemimpin yang responsif, tak jarang memicu perdebatan, namun tetap menjadikan ruang siber sebagai kompas kebijakan. Salah satu bukti nyata gaya kepemimpinan ini terlihat saat alam mengirimkan ancaman serius yang menuntut aksi cepat dalam hitungan jam.

Akibat Kebijakan yang Melupakan Sejarah Bencana
Tragedi banjir bandang di Solok dan bencana di Palu menjadi bukti nyata akibat dari pengabaian sejarah bencana dalam kebijakan tata ruang. Pembelajaran dari kearifan lokal Smong di Simeulue menegaskan pentingnya mengintegrasikan rekam jejak historis bencana ke dalam perencanaan tata ruang demi keselamatan jiwa dan pembangunan yang berkelanjutan.

Swasembada Pangan Tapi Petani Masih Cemas
Indonesia disebut menuju swasembada pangan. Di balik angka produksi yang terus digenjot, petani masih berhadapan dengan persoalan lama: harga gabah, biaya produksi, sempitnya lahan, dan ketidakpastian pendapatan.

Antara Lumpur dan Mandat Rakyat
Ketika banjir merendam rumah, memutus jalan, dan menghantam mata pencaharian warga, sejumlah anggota DPR RI memilih pulang ke daerah pemilihannya. Mereka datang membawa bantuan, menemui korban, dan melihat kerusakan dari dekat. Tetapi di balik kunjungan itu ada pertanyaan yang lebih penting: setelah kembali ke Senayan, apa yang mereka bawa—selain cerita tentang banjir?

Sampah di Jateng: Antara Penghargaan dan Masalah di Lapangan
Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas inovasi pengelolaan sampahnya, seperti penerapan sistem pengelolaan regional dan teknologi refuse-derived fuel (RDF). Namun, kondisi di lapangan masih diwarnai berbagai tantangan kritis, mulai dari kebakaran TPA berulang, kapasitas TPA yang melampaui batas (overload), keterbatasan armada dan anggaran operasional, pencemaran sampah plastik di pesisir, hingga dampak kebijakan pemilahan sampah terhadap mata pencaharian pemulung. Keberhasilan menuju sasaran Zero Sampah 2029 menuntut eksekusi cepat dan aksi nyata, bukan sekadar dokumen perencanaan atau penghargaan di atas kertas.

Dua Wajah Rudy Mas'ud, Di Antara Gempuran Kritik Publik dan Realisasi Akses Beasiswa Gratispol
Laporan jurnalistik ini mengulas kontradiksi kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. Di satu sisi, ia sempat menghadapi kritik tajam serta gelombang demonstrasi dari Aksi Massa 215 terkait rencana anggaran fasilitas dinas mewah berupa renovasi rumah jabatan senilai Rp25 miliar dan pengadaan mobil mewah seharga Rp8,5 miliar. Namun di sisi lain, artikel ini juga menyoroti dampak nyata dari program jaminan sosial kebijakan pendidikan gratis yang menghapus syarat administratif konvensional seperti SKTM dan standar IP tinggi untuk penerima beasiswa kuliah.

Oase Keadilan Sosial dari Sulawesi Tengah, Membedah Program Berani Cerdas yang Viral di Jagat Digital
Ulasan jurnalistik mendalam yang mengupas program pendidikan gratis 'Berani Cerdas' di Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid yang viral melalui utas Threads komika Arie @Arie_kriting. Membedah angka statistik resmi kenaikan IPM daerah tahun 2025 menjadi 72,825, serta dampak humanis langsung bagi masyarakat kecil yang kini terbebas dari kecemasan biaya pendidikan.